This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 26 Mei 2017

Penilaian dan Bukti Koreksi

a.       Tabel Penilaian
No
Nama
Diskusi

Quis
Tugas

Jumlah Nilai-nilai Rata-rata
1.
Anisa Puspita Sari
10

10
10

10
2.
Nova Arma Reski
10

8
8

8.6
3.
Novani Kurniaty
10

10
10

10
4.
Rianti Nita Wulandari
10

8
10

9.3
5.
Robi
10

10
6

10
6.
Silmi Aulia Wardah
10

10
10

10
7.
Vini Gentari Febriani
10

6
10

6

b.      Bukti Koreksi Kuis
*      Anisa Puspita Sari


*      Nova Arma Reski


*      Novani Kurniaty


*      Rianti Nita Wulandari

*      Robi


*      Silmi Aulia Wardah


*      Vini Gentari Febriani


c.       Bukti Koreksi Tugas
*      Anisa Puspita Sari
*      Nova Arma Reski
*      Novani Kurniaty

*      Rianti Nita Wulandari
*      Robi
*      Silmi Aulia Wardah

*      Vini Gentari Febriani

Minggu, 21 Mei 2017

absen siswa

No.Absen
Nama Siswa
Kehadiran
01
Anisa Puspita Sari
02
Nova Arma Reski
03
Novani Kurniaty
04
Rianti Nita Wulandari
05
Robi
06
Silmi Aulia Wardah
07
Vini Gentari Febriani

tugas larutan penyangga

Ini tugas larutan penyangga

1.       Berapa volume larutan NaOH 0,1 M dan CH3COOH 0,1 M yang diperlukan untuk membuat 100 ml larutan penyangga dengan pH=6 jika Ka CH3COOH= 1*10-5?
2.       Sebutkan fungsi larutan penyangga dalam kehidupan sehari-hari?
3.       Sebutkan alasan mengapa larutan penyangga juga diterapkan dalam darah?
4.       Hitunglah pH campuran antara 200 ml larutan HNO2 0,15 M dengan 150 ml larutan KOH 0,10 M (10-5)?
5.    Dicampurkan dua larutan yaitu 50 mL NaOH 0,1 M dan 50 mL CH3COOH 0,2 M. Tentukan apakah campuran tersebut membentuk larutan penyangga atau tidak!

materi larutan penyangga

ini materi tentang larutan penyangga 

LARUTAN PENYANGGA ( LARUTAN BUFFER)
     Larutan penyangga atau larutan Bueffer adalah larutan yang dapat mempertahankan harga pH tertentu terhadap usaha mengubah pH seperti penambahan asam, basa atau pengenceran. Artinya, pH larutan penyangga praktis tidak berubah walaupun padanya ditambah sedikit asam kuat atau basa kuat atau bila larutan diencerkan. Vontoh larutan penyangga adalah air laut. Apabila 0,1 mL larutan HCl 1 M ditambahkan dalam 1liter air suling, pH nya akan berubah dari 7 menjadi  4. Bila HCl yng sama banyak ditambahkan dalam satu liter air laut, perubahan pH nya jauh lebih kecil, yaitu dari 8,2 menjadi 7,6.


Komponen Larutan Penyangga
Larutan penyangga mengandung campuran asam lemah dan basa konjugaasinya atau basa lemah dan asam konjugasinya.
Larutan penyangga dapat dibedakan atas larutan penyangga asam dan larutan penyangga basa. Larutan penyangga asam mempertahankan pH pada daerah asam ( pH < 7), sedangkan larutan penyangga basa mempertahankan pH pada daerah basa (pH>7).

a. Larutan Penyangga Asam
   Larutan penyangga asam mengandung suatu asam lemah (HA) dan basa konjugasinya ( A-  ). Larutan seperti ini dapat dibuat dengan berbagai cara misalnya :
1) Mencampurkan  asam lemah ( HA) dengan garamnya ( LA, garam LA menghasilkan ion  A-  yang merupakan basa konjugasi dari asam HA )
   Beberapa contoh :
   -  CH3COOH   +   NaCH3COO ( komponen buffernya : CH3COOH dan CH3COO-   )
   -  H2CO3   +  NaHCO3  ( komponen buffernya H2CO3 dan HCO3-  )
   -  NaH2PO4   +   Na2HPO4  (komponen buffernya   H2PO4- dan HPO4 2-  )

2) Mencampurkan suatu asam lemah dengan basa kuat dimana asam lemah dicampurkan dalam jumlah berlebih. Campuran akan menghasilkan garam yang mengandung basa konjugasi dari asam lemah yang bersangkutan.
   Contoh :
   100 mL larutan CH3COOH 0,1 M   +   50 mL larutan NaOH 0,1 M
    Jumlah mol CH3COOH   =   100 mL  x  0,1 mmol/mL   = 10 mmol
    jumlah mol NaOH            =     50 mL  x  0,1 mmol/mL   = 5 mmol
   Campuran akan bereaksi menghasilkan 5 mmol NaCHCOO, sedangkan CH3COOH bersisa 5 mmol, dengan rincian sebagai berikut :
        CH3COOH (aq)    +   NaOH (aq)  -------> NaCH3COO(aq)     +   H2O (l)
atau reaksi ion
                     CH3COOH (aq)   +  OH-    -------->   CH3COO-   (aq) +   H2O (l)
mula-mula :       10 mmol                  5 mmol                  -
reaksi        :       -5 mmol                 - 5 mmol                + 5 mmol
akhir         :         5 mmol                  -                            5 mmol
Campuran merupakan buffer karena mengandung CH3COOH (asam lemah ) dan  CH3COO-   ( basa konjugasi dari CH3COOH)

b. Larutan penyangga Basa
     Laturan penyangga basa mengandung suatu basa lemah (B) dan asam konjugasinya ( H+ ). Larutan penyangga basa dapat dibuat dengan cara yang serupa dengan pembuatan larutan penyangga. asam.
1). Mencampur suatu basa lemah dengan garamnya.
    Contoh :
    Larutan NH3    +    NH4Cl ( komponen buffernya : NH3 dan NH4+ )

2) Mencampurkan suatu basa lemah dengan suatu asam kuat di mana basa lemahnya dicampurkan berlebih.
   


Cara  Kerja Larutan Penyangga.
   Adapun cara kerja larutan penyangga dapat dipahami dari dua contoh berikut :

a. Larutan Penyangga Asam
   Contoh : Larutan penyangga yang mengandung CH3COOH dan CH3COO-  
   Dalam larutan kesetimbangan :
        CH3COOH    <========>   CH3COO-           +    H+
    Penambahan asam ( H+ )  akan menggeser kesetimbangan ke kiri, ion H+   yang ditambahkan akan bereaksi dengan ion  CH3COO-    membentuk molekul CH3COOH. Jika yang ditambahkan adalah basa, maka ion  H+  dari basa akan bereaksi dengan ion  H+  membentuk air. Hal ini akan menyebabkan kesetimbangan bergeser ke kanan sehingga konsentrasi ion H+  dapat dipertahankan.

b. Larutan penyangga basa.
    Contoh : Larutan penyangga yang mengandung NH3 dan  NH4+  .
     NH3 (aq)   +  H2O  (l)    <=====>    NH4 (aq)  +  OH-
     Jika ke dalam larutan ditambahkan suatu asam, maka ion      dari asam akan mengikat ion OH-. Hal ini menyebabkan kesetimbangan bergeser ke kanan sehingga konsentrasi ion OH-  dapat dipertahankan. 


Sifat Larutan Penyangga
    Penambahan sedikit asam atau basa ke dalam larutan penyangga atau pengenceran tidak mengubah pH larutan.
   Untuk mengetahui sifat larutan penyangga dilakukan suatu kegiatan  yang bertujuan mempelajari pengaruh penambahan asam kuat, basa kuat dan pengenceran terhadap pH larutan penyangga dan larutan bukan penyangga. Sebagai larutan penyangga digunakan larutan yang mengandung 0,1 M CH3COOH dan 0,1 M NaCH3COO, sedangkan larutan bukan penyangga digunakan NaCl 0,1 M. Sebanyak 9 gelas kimia ukuran 100 mL diisi dengan larutan penyangga masing-masing 10 mL. Kemudian ke dalam gelas :
1. ditambahkan 1 mL larutan HCl 0,1 M
2. ditambahkan 5 mL larutan HCl 0,1 M
3. ditambahkan 10 mL larutan HCl 0,1 M
4. ditambahkan 11 mL larutan HCl 01 M
5. ditambahkan 1 mL larutan NaOH 0,1 M
6. ditambahkan 5 mL latutan NaOH 0,1 M
7. ditambahkan 10 mL larutan NaOH 0,1 M
8. ditambahkan 11 mL larutan NaOH 0,1 M
9. ditambahkan 20 mL air suling.
Setelah iru pH larutan pada setiap gelas diukur dengan indikator universal. Hal ini sama dilakukan pula terhadap larutan bukan penyangga.
     Secara teori, pH larutan pada setiap gelas diukur dengan indikator universal. Hal ini sama dilakukan pula terhadap larutan bukan penyangga.
Secara teori, percobaan tersebut adalah sebagai berikut :
pH awal  :    Larutan penyangga             :  4,75
                    Larutan bukan penyangga  :   7

Selasa, 16 Mei 2017

Quis Larutan Penyangga

1.      Larutan penyangga adalah larutan yang pHnya…
a.       Mudah sekali berubah jika ditambah air
b.      Mudah sekali berubah jika ditambah sedikit asam atau basa
c.       Tidak mudah berubah jika ditambah asam, tetapi tidak berubah jika ditambah air
d.      Relative tidak berubah jika ditambah sedikit asam, basa, maupun air
e.       Tidak berubah jika ditambah asam atau basa, tetapi berubah jika ditambah air

2.      Terdapat beberapa larutan berikut:
(1) 25 mL NaOH 0,1 M;
(2) 25 mL HCN 0,2 M;
(3) 25 mL CH3COOH 0,1 M;
(4) 25 mL NH4OH 0,2 M; dan
(5) 25 mL HCl 0,2 M.
Pasangan senyawa yang dapat membentuk larutan penyangga adalah… 
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (4)
D. (3) dan (4)
E. (4) dan (5)

3.      Sebanyak 200 mL larutan HCOOH 0,1 M direaksikan dengan 50 mL larutan NaOH 0,2 M. Bila Ka HCOOH = 2 × 10−4 dan log 2 = 0,3, harga pH larutan setelah reaksi adalah….
A. 2,7
B. 3,7
C. 4,3
D. 4,7
E. 5,3 

4.      Diberikan campuran dari beberapa larutan sebagai berikut:
(1) 200 mL CH3COOH 0,1 M dan 200 mL NaOH 0,1 M
(2) 200 mL CH3COOH 0,2 M dan 200 mL NaOH 0,1 M
(3) 200 mL NH4OH 0,1 M dan 200 mL HCl 0,1 M
(4) 200 mL NH4OH 0,1 M dan 200 mL HCl 0,05 M
Campuran yang membentuk larutan penyangga adalah…
A. 1, 2, dan 3
B. 1 dan 3
C. 2 dan 4
D. 4
E. 1, 2, 3, dan 4
5.      Larutan penyangga berikut yang memiliki pH terkecil adalah….
A. 10 mL CH3COOH 0,20 M + 10 mL NaOH 0,05 M
B. 10 mL CH3COOH 0,25 M + 10 mL NaOH 0,15 M
C. 10 mL CH3COOH 0,15 M + 10 mL NaOH 0,10 M
D. 10 mL CH3COOH 0,35 M + 10 mL NaOH 0,25 M
E. 10 mL CH3COOH 0,30 M + 10 mL NaOH 0,15 M